Rabu, 30 November 2016

Review SSPI Pertemuan IV

Assamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh para pembaca, kembali bersama saya Muhammad Aulia Iskandar Muda sebagai penulis dan empunya blog ini. Saya akan kembali mereview Pertemuan SSPI minggu lalu.

Saya ingin menyingkatkan waktu dikarenakan waktu saya yang cukup sempit dimana saya disibukkan dengan tugas-tugas kampus dan dirumah sendiri hari ini kita akan membahas tentang Islamic Worldview Agama, Manusia dan Alam.

Islam adalah agama atau din yang benar diantara agama-agama yang ada di muka bumi ini. Mengapa saya berani berkata demikian karena sudah jelas di Surah Ali Imran ayat 19 dan 83 yang menyatakan Islam adalah sebenar-benarnya agama dan Agama yang diterima di sisi Allah hanyalah Islam. Jadi mohon maaf untuk agama lain, bukan bermaksud merendahkan namun menurut ajaran kami yang langsung dari Allah SWT, ajaran kalian adalah salah.

Kata din yang diawal saya sebutkan sebenarnya tidak tepat untuk diartikan sebagai agama. din berasal dari kata dayn yang artinya hutang, maksudnya hutang disini ialah manusia hidup di dunia ini sebenarnya adalah hutang dari Allah SWT yang dimana kita harus menebusnya di dunia ini dan di akhirat nanti kita akan ditagih kembali oleh Allah SWT atas apa yang telah manusia perbuat di dunia. Dan dari Dayn diperoleh kata Madinah yang berarti kota Madinah. Maksudnya disini ialah menunjukkan kota yang mewujudkan tamaddun(peradaban) berdasarkan prinsip-prinsip dalam Islam.

Mengapa Agama Islam kembali saya jelaskan adalah agama terbaik dan masih murni, karena agama lain itu namanya saja biasanya diambil dari nama tokoh pembawanya, nama tempat kelahiran tokoh pembawanya atau nama-nama yang berkaitan dengan suku/etnis suatu bangsa. Misalnya Nasrani diambil dari kata daerah Nazariat (Nazaret) tempat Yesus dilahirkan, Budha diambil dari kata sang tokoh pembawanya yaitu Sang Budha(Sidharta Gautama), Hindu berasal dari kata Hindustan tempat lahirnya agama tersebut dan Yahudi diambil dari suku/etnis.

Nabi Muhammad SAW menyampaikan agama Islam dijelaskan dalam Surah Al Maidah ayat 3, dan ternyata nabi-nabi sebelum beliau itu juga menyampaikan hal yang sama. Misal dalam Surah Yunus ayat 72, Ali Imran ayat 67, Al Baqarah ayat 132&133, Yusuf ayat 191, Al-A'raf 126, Al- Naml ayat 42.

Sekarang mari kita membahas Islam sebagai agama wahyu dimana disebutkan dalam Alqur'an Surah Ali Imran ayat 85, Nama dan Konsep Tuhan berasal dari wahyu (QS. Muhammad ayat 19), tata cara ibadah (ritual) dalam islam juga berasal dari wahyu yang banyaka sekali dijelaskan atau diperintahkan di banyak surah di dalam Alqur'an. Islam juga sebagai model hidup maksudnya disini ialah di tempat yang berbeda ajaran Islam tetap sama misalkan kata ucapan salam dalam Islam di Jakarta tidak berbeda dengan ucapan salam di India atau di Newyork. Islam juga sebagai agama fithrah, final dan benar.

Struktur Worldview Islam, dimana konsep terbawah yaitu konsep Ma'rifatullah atau konsep Tuhan atau juga disebut konsep Tuhan artinya disini kita harus mengenal Tuhan kita dengan sangat baik dan juga diamalkan. Kedua konsep kehidupan yaitu pengamalan/penerapan diteruskan ke Konsep Dunia/Alam lalu berlanjut ke Konsep Manusia beranjak keatas ke Konsep Nilai/Moralitas dan terakhir/teratas merupakan Konsep Ilmu. Jadi semua konsep diatas saling berurutan dan jika salah satunya ada yang hilang maka Konsep Ilmu juga akan berubah juga.

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya selain agama Islam, agama lain bukan merupakan agama murni alias agama kebudayaan atau agama hasil campur tangan manusia. Contoh, tahun 1937 rabbi-rabbi Yahudi mengadakan pertemuan di Amerika Serikat dan mendefinisikan Judaisme adalah pengalaman keagamaan sejarah bangsa Yahudi.

Sekarang kita akan membahas konsep manusia sekuler hal ini dikemukakan oleh Ludwig Feurbach (1804-1872) yaitu:

1. Filsafat yang paling tinggi adalah manusia.
2. Agama yang menyembah manusia.
3. Makna sebenarnya teologi adalah antropologi.
4. Agama Kristen sendiri yang menyatakan Tuhan adalah manusia dan manusia adalah Tuhan.
5. Memanusiakan Tuhan dan menuhankan manusia.
6. Memisahkan kehidupan duniawi dari nilai-nilai agama.
7. Sosial, Politik dan Budaya harus dilepaskan dari warna keagamaan.
8. Konsep psikologi kebebasan, keadilan, kebaikan, sistem nilai manusia bukan berasal dari agama.

Manusia sejati itu menurut Imam Al-Ghazali lebih takut matinya hati daripada matinya jasmani.

3 jenis Qalbu (Hati).

1. Qalbu yang dimakmurkan takwa, disucikan dengan riyadhah(olah spiritual)
2. Qalbu yang dipenuhi dengan hawa nafsu dan selalu berbuat akhlak yang tercela, terbuka bagi pintu-pintu setan dan membuat makar.
3. Qalbu yang terombang-ambing, terkadang memenuhi panggilan syahwatnya dan terkadang mengikuti petunjuk iman.

Dalam mempelajari ilmu kita harus berniat bahwa kita menuntut ilmu hanya untuk tujuan Allah semata karena mencari ilmu itu adalah Ibadah dan membahasnya adalah Jihad.

Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa ilmu saja tanpa amal menjadi gila dan bila amal tanpa ilmu menjadi sombong.

Demikian yang saya sampaikan mohon maaf bila ada kesalahan kata, kritik dan saran saya tunggu, Terima kasih Wassamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Senin, 21 November 2016

Resume SSPI Pertemuan III

Selamat pagi semua, masih bersama saya Muhammad Aulia kali ini kembali akan menulis tentang review SSPI yang saya Ikutin sabtu lalu. Saya sangat senang karena SSPI ini memberikan terobosan baru bagi para pecinta Sejarah khususnya pecinta Sejarah Islam. Mudah-mudahan ilmu yang kita dapat SSPI bermanfaat bagi kita semua. Amin

Ok langsung ke topik pembahasan dimana kemarin membahas Konsep Tuhan dan Problematika Pluralisme Agama. Kita pertama akan membahas tentang Worldview. Apa itu Worldview? Worldwiew ialah cara seseorang memahami tentang suatu keadaan di luar dirinya. Biasanya hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu tradisi, kepercayaan, agama, pendidikan dan kebudayaan.

Sekarang kita akan membahas Konsep Tuhan itu sendiri dimana ini merupakan konsep sentral di setiap agama tidak terkecuali Islam. Ia akan memberikan dampak pada tataran epistemoologi(konsep pengenalan ilmu atau hakikat ilmu itu sendiri), etika dan estetika.

Tentang masalah ghaib atau makhluk ghaib, banyak yang berpendapat bahwa ghaib itu tidak ada bahkan orang barat kebanyakan berpendapat seperti itu. Padahal bukan itu maksudnya ghaib disini artinya ada cuman tidak nyata(tidak dapat dilihat oleh orang awam/kasat mata). Lawannya adalah syahadat.

Kita akan membahas Konsep dari agama-agama yang ada. Pertama kita akan membahas Hindu. Hindu disini mempunyai banyak Tuhan atau Dewa diantaranya, Dewa Brahma, Dewa Siwa dan Dewa Wisnu.

Kedua agama Budha, mereka menganggap Tuhan mereka sesuatu yang tidak dilahirkan, diciptakan, dan sifatnya mutlak. Hampir sama dengan konsep Tuhan Islam, tetapi mereka menyembah patung Budha sedangkan Islam tidak menyembah patung.

Yahudi, dalam agama mereka menyebut Tuhan mereka sebagai Yahweh (Allah Israel) meskipun banyak juga kalangan Yahudi yang menentang penyebutan nama ini karena ini nama sakral. Dalam Perjanjian Lama nama Yahweh diucapkan 6823 kali.

Kristen, dibawa oleh Yesus Kristus dan pada Konsili Nicea tahun 325 M disepakati Yesus menjadi Tuhannya orang Kristen. Dan pada Konsili selanjutnya di Efesus tahun 431 M disepakati bahwa siapa yang menentang kekuasaan kepausan di Roma maka akan dicap bid'ah bahkan kafir. Arius yang mendirikan gereja diluar kepausan juga dianggap demikian. Di Konsili Kalsedon tahun 451 M, akhirnya setelah melalui proses yang panjang disepakati bahwa kutukan terhadapa Arius dihapus karena begitu banyaknya pengikut Arius.

Di Islam sendiri kita beriman berdasarkan syahadat dan dalil, bukan berdasarkan taklid. Apa yang diperintahkan di Al-Qur'an kita harus mengikutinya karena kita sudah berjanji yang diucapkan dalam syahadat ketika kita masuk Islam.

Era modern sekarang, banyak yang berpendapat bahwa keberadaan Agama atau Tuhan harus dihilangkan karena menghilangkan kebebasan. Orang Islam Liberal berpendapat, Tuhan tidak berhak menghukum manusia karena bukan wewenang-Nya karena itu sudah masuk zona private(pribadi). Cak Nur(Nurcholis Madjid) berpendapat bahwa menyembah Tuhan seperti roda dan jari-jari didalamnya. Dan Charles Kimball dalam bukunya "When Religion Becomes Evil" (Ketika Agama menjadi Setan) berpendapat bahwa agama mengajarkan umatnya saja yang benar sementara yang lain salah/sesat.

Dalam hal ini dia menyindir Islam yang menganggap agam selain Islam adalah kafir. Padahal kita mengkafirkan mereka bukan sembarang mengkafirkan karena itu perintah Allah langsung lewat Alqur'an tetapi Allah juga menjelaskan di dalam Alqur'an bahwa kita pun juga tidak boleh memaksa pemeluk agama lain untuk masuk agama kita dan bahkan mengutuk keras.

Kita sekarang akan membahas Konsep Tuhan dalam Islam. Dimana ialah tersimpul dalam kalimat tauhid La ilahailla Allah (Tiada Tuhan selain Allah).

Ubudiyyah adalah inti ajaran semua Rasul. Bahwa Allah satu-satunya yang wajib disembah tidak ada yang lain. Keyakinan ini tersimpul dalam kalimat La Ilahailla Allah yang bermaksud kita sebagai abdun(hamba) yang hanya menyembah kepada Allah dan bukan yang lainnya.

Tujuan Ibadah diantaranya, mensucikan(purifikasi) diri dan Taqarrub illaallah (mendekatkan diri kepada Allah).

Sekarang kita akan membahas tentang pluralisme dimana paham ini menganggap bahwa semua agama di dunia ini sama, yaitu mengajak ke jalan kebaikan. Memang benar, semua agam pasti mengajarkan kebaikan namun dia melupakan konsep Tuhannya. Dimana Tuhan setiap agama berbeda-beda.

Pandangan Islam tentang Pluralisme. Secara historis, Andaikan semua agama sama, Rasulullah Saw dan para sahabat tidak akan mau melakukan pengorbanan yang sedemikian rupa seperti berperang dan menyerahkan harta di jalan Allah. Secara teologis, Pernyataan di Surah Al-kafirun sudah cukup jelas, yaitu bagiku agamaku, bagimu agamamu.

Sekarang kita akan membahas Konsep Wahyu dimana secara harfiah ialah isyarat, tulisan, ucapan, bisikan/sekadar pemberitahuan berbentuk suara (verbal) atau gerak tubuh (non verbal). Menurut Istilah yaitu pemberitahuan secara rahasia, tersembunyi, cepat, dan khusus kepada orang-orang tertentu berupa bisikan naluri yang lawannya adalah bisikan setan(was-was).

Ok hanya itu yang bisa saya sampaikan. Mohon dimaafkan jika ada kesalahan kata, Terima kasih Wassamualaikum Wr.Wb.


Sabtu, 05 November 2016

Resume SSPI Pertemuan II

Selamat Malam, kembali lagi saya menulis resume tentang SSPI ini. Hari ini saya banyak menemukan materi-materi baru. Ok kita langsung ke pembahasan

Malam ini kita akan meneruskan lanjutan Sejarah Yahudi dan Nasrani kemarin. Dimana Masjidil Aqsa yang merupakan kiblat pertama umat Islam sebelum dipindahkan ke Masjidil Haram ternyata didatangi sekitar 18-19 Nabi. Masya Allah betapa bersejarahnya tempat ini. Akan sangat menyesal jika kita belum sempat seumur hidup kita untuk menyempatkan diri ke tempat ini.

Masjidil Aqsa dibangun oleh Nabi Ibrahim as berjarak hanya 40 tahun dari Pembangunan Masjidil Haram di kota Mekah. Dalam komplek di Masjidil Aqsa terdapat beberapa mesjid seperti Masjid Qibli yang merupakan kiblat pertama umat muslim dan Baitul Muqaddas yaitu tempat Siti Maryam melarikan diri dan menjauhkan diri dari masyarakat akibat bayi yang dikandungnya.

Mari kita membahas ke Nabi Ya'qub dimana beliau mempunyai keturunan 12 suku yang tersebar dari Israel hingga Mesir. Singkat kata, 6 kepala suku yaitu: Reuben, Simon, Levi, Issachar, Yahuda, Zebulun iri hati atas perlakuan Nabi Ya'qub kepada Yusuf dan Bunyamin. Mereka sepakat untuk membuang Yusuf ke sumur hingga ditemukan oleh saudagar untuk dijual di pasar budak dan kemudian diangkat menjadi anak angkat bangsawan Mesir. Kisah ini mirip dengan Nabi Danil(Daniel) dimana beliau dibuang namun yang menemukan beliau adalah seekor singa yang mengasuhnya hingga dewasa.

Rasulullah SAW pernah bersabda jika yang menemukan kuburan Nabi Danil akan masuk surga. Dan para sahabat langsung serta merta mencari kuburan beliau dan yang menemukan adalah Abu Musa Al-Asy'ari ketika lagi bertempur melawan Kerajaan Persia dan menemukan kuburan Nabi Danil di bawah reruntuhan Istana Persia.

Mari kita kembali ke Nabi Ya'qub. Setelah Suku Yahudi semakin banyak kedua belas kepala suku meminta kepada Allah untuk menunjuk raja bagi mereka. Ditunjuklah oleh Allah seorang raja bernama Thalut yang berasal dari kalangan biasa dan kurang terpandang. Hal ini dijelaskan dalam Al-Baqarah 246-247. Dalam ayat ini menjelaskan syarat menjadi pemimpin dan akibat yang salah akibat dalam memilih pemimpin.

Setelah Raja Thalut meninggal, kemudian diteruskan oleh Nabi Daud as(David) dan Nabi Sulaiman as(Solomon). Setelah beliau meninggal suku Yahudi semakin berkembang dan membentuk Agama Yahudi. Nabi Zakaria as, Nabi Yahya as dan Nabi Isa as mereka bunuh karena mereka mengajarkan agama Allah yakni Islam.

Tentang permasalahan lahirnya Nabi Isa as yang disebutkan di Surat Maryam bahwa Nabi Isa as lahir di perkebunan pohon kurma, di dataran rendah dan dekat anak sungai serta tempat yang sangat jauh, maka tempat yang paling tepat ialah Jericho bukan Baitul Lahmi(Betlehem) seperti yang kita pahami sebelumnya.

Setelah Nabi Isa as meninggal, terjadi masa kekacauan dan kegelapan dimana akhirnya pada konsili Nicea dimana para pemuka bergabung pada tahun 325 M dibawah pimpinan Konstantinus(Konstantin yang Agung) lahirlah agama Nasrani yang menjadikan  Yesus sebagai Tuhan. Pada zaman sebelumnya orang-orang yang beriman kepada Allah dibunuh dan dicungkil matanya. Sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan sekali.

Demikian yang saya bisa jabarkan, Mohon maaf jika ada salah terima kasih semuanya,
Wassamualaikum Wr.Wb.


#sspiintermediet
#omahperadaban




Kamis, 03 November 2016

Review SSPI Pertemuan 1

Yahudi, Nasrani dan Islam datang dari ajaran Nabi Ibrahim as. Beliau disebut bapaknya Agama. Ibrahim menurunkan dua anak yaitu Ismail dan Ishaq, dimana Ismail menurunkan bangsa Arab yang kelak melahirkan nabi Muhammad yang menyebarkan ajaran Islam. Sedangkan Ishaq yang menurunkan bangsa Yahudi dan melahirkan agama Yudaisme dan Nasrani.

Sebenarnya pemeluk Agama Nasrani dan Yahudi ialah Islam, hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 132:

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah ini telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam (QS 2.132)

Nabi Yakub AS melahirkan 12 kepala suku di Israel dan Mesir:

Leah melahirkan: Reuben, Simon, Levi(melahirkan Nabi Musa AS, Nabi Harun, Nabi Ilyas dan Nabi Ilyasa), Yahuda(melahirkan Nabi Daud AS dan Nabi Sulaiman AS), Issachar, Zebulun

Zilfah melahirkan: Gad dan Asher

Bilhah melahirkan: Dan dan Naphtali

Rachel melahirkan: Nabi Yusuf as dan Bunyamin

Dari sini kita membahas Agama Nasrani, kita akan membahas proses lahirnya Nabi Isa as(Yesus)

19:16 : Ke Timur Al Quds (Elia)
19:22 : Ke Tempat Jauh'
19:23 : Bersandar di Pohon Kurma
19:24 : Di Dataran rendah, anak sungai
19:25 : Kurma berbuah lebat
19:30 : Isa mendapat Injil
19:31 : Shalat dan Zakat

Setelah Konsesi Nicea pada tahun 325 M, disepakati Yesus jadi Tuhan, Lahir Agama Kristen

Hanya ini yang bisa saya berikan demikian terima kasih.

#sspiintermediet
#omahperadaban



Rabu, 20 April 2016

Ilmu Sosial Budaya Dasar

Manusia Sebagai Makhluk Budaya
Oleh: Muhammad Aulia Iskandar Muda

A. HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA
Manusia adalah salah satu makhluk Tuhan di dunia. Makhluk Tuhan di alam fana ini ada empat macam, yaitu alam, tumbuhan, binatang dan manusia. Sifat-sifat yang dimiliki keempat makhluk Tuhan tersebut sebagai berikut.
1. Alam memiliki sifat wujud
2. Tumbuhan memiliki sifat wujud dan hidup
3. Binatang memiliki sifat wujud, hidup dan dibekali nafsu
4. Manusia memiliki sifat wujud, hidup, dibekali nafsu, serta akal budi

Pengantar Ilmu Sejarah

KESADARAN SEJARAH
Oleh: Muhammad Aulia Iskandar Muda
NIM: 1501075015

Sejarah, (dari Bahasa Arab syajara, yang berarti “terjadi”, syajarah berarti “pohon”, syajarahan-nasab “berartipohonsilsilah”; Bahasa Inggris history; Bahasa Latin dan Yunani historia; BahasaYunani historatauistor berarti “orang pandai”).